hai... blogger | Members area : Register | Sign in

ingin blog anda dapat iklan KLIK GAMBAR DIBAWAH INI !!!

Online Job for All. Work from home computer.

bab 1 proposal


I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan syarat terbentuknya manusia Indonesia seutuhnya dan berkualitas sehingga dalam melaksanakan aspek pembangunan Nasosinal, pendidikan memegang peranan yang sangat penting sebab merupakan modal utama dalam usaha memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini dapat dilihat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dan selalu menuntut sumber daya manusia yang berkualitas, maka perlu ditingkatkannya mutu pendidikan.
Dalam Undang-Undang Repoblik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 BAB III (2003;9) dinyatakan bahwa : Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang ber iman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
1
Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang secara langsung bersentuhan dengan siswa, sehingga sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mengembang kan kemampuan peserta didik agar menjadi manusia yang terdidik. Mengingat sangat pentingnya peran sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. SMA PGRI 1 Punggur juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai hal tersebut, antara lain meningkatkan kedisiplinan sekolah, melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan menggunakan metode belajar yang bervariasi
2
            Kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik apabila didukung dengan fasilitas belajar yang memadai. Dengan berbagai unsur yang menunjang proses belajar, maka siswa dapat belajar dengan baik. Hal ini memberikan wacana bahwa dengan berbagai unsur untuk belajar terpenuhi dapat mempengaruhi penguasaan konsep dan meningkatkan hasil belajar siswa.
            Dalam pembelajaran seharusnya memuat konsep belajar dan mengajar serta interaksi belajar mengajar, maka perlu adanya penekanan pada beberapa unsur yang mendasar, antara lain :
 Pertama, konsep pengajaran dan kurikulum, yang memuat batasan tentang konsep didaktik, belajar dan teori belajar, mengajar dan pengajaran serta adanya pengembangan kurikulum.
Kedua, kompenen-komponen pengajaran (pengajaran sebagai suatu sistem). Bagian ini memuat pembahasan tentang tujuan pendidikan dan pengajaran peserta didik, tenaga kependidikan, perencanaan pengajaran dan evaluasi pengajaran.
Ketiga, implementasi pengajaran yang dititik beratkan pada dasar dan metode pengajaran. Bagian ini memuat bahasan tentang pengajaran berbasis pada motivasi, pengajaran berbasis pada aktifitas, pengajaran berbasis pada perbedaan individual, dan pembelajaran berbasis lingkungan. Keempat, strategi pengajaran berpusat pada siswa. Pada bagian ini memuat uraian tentang pusat belajar moduler, pengajaran berdasarkan pengalaman, pengajaran inqueri dan pengajaran advokasi serta bantuan teknologi komputerisasi.
3
            Kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran bertujuan untuk mencerdaskan anak didik dan yang nantinya akan mewarisi Negara ini. Melalui pendidikan yang mampu memahami dan memberikan kebutuhan yang diperlukan siswa yang memiliki berbagai karakter, keahlian, kemapuan serta bakat yang berbeda-beda tentunya.
Kemampuan yang dimiliki dan bakat yang telah ada pada siswa tidak akan berkembang baik jika hanya dibiarkan begitu saja, bahkan akan menjadi suatu tindakan negatif, maka perlu adanya pendidikan dan bimbingan yang dilakukan oleh guru dan komponen sekolah.
            Tingkat keberagaman yang ada pada diri siswa inilah yang yang perlu mendapatkan perhatian dari guru, sehingga guru dapat mengambil langkah yang tepat dan menggunakan metode yang tepat dalam pembelajaran. Guru bertanggung jawab dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada siswa, maka guru juga memiliki tanggung jawab agar siswa dapat belajar dengan baik, maka mereka merasa senang dengan proses pembelajaran yang berlangsung.
             Dalam melakukan proses pembelajaran untuk siswa SMA PGRI Punggur sebelum diberikan materi di lakukan pretes terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan awal siswa apakah siswa sudah siap dalam menerima materi yang akan disampaikan atau belum. Dengan diadakan pretes tersebut dapat di ketahui berapa banyak presentase siswa yang mengalami ketuntasan dan berapa banyak presentase siswa yang mengalami belum tuntas. Setelah di lakukan pretes ternyata masih banyak siswa yang belum bisa menjawab soal pretes tersebut sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan siswa masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut guru di harapkan mampu memberikan pengarahan, motivasi dan inovasi pada saat proses pembelajaran berlangsung agar hasil belajar siswa dapat mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimum) yang telah di tetapkan. Untuk itu dalam penelitian ini penulis menegasksn bahwa kemampuan awal dan penguasaan konsep dalam melakukan proses pembelajaran merupakan salah satu yang menentukan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Sehingga dengan demikian, semakin meningkatnya kemampuan awal dan penguasaan konsep siswa dalam melakukan pembelajaran disamping faktor yang lain hal ini juga dapat menentukan prestasi atau hasil belajar siswa khususnya pada bidang studi ekonomi.
           Untuk memberikan gambaran mengenai hasil belajar siswa maka penulis mencantumkan presentase ketuntasan hasil belajar siswa yang disajikan dalam table berikut:
Tabel . Data hasil belajar siswa kelas X Semester Ganjil di SMA PGRI 1
              Punggur Tahun Pelajaran 2010/2011
No
Nilai
Katagori
Frekuensi
Presentase
1
 60
Tuntas
16
42,10 %
2
 60
Belum Tuntas
22
57,90 %
Jumlah
38
100 %
  Sumber : Hasil Prasurvey Siswa Semester Genap Tahun Pelajaran 2010/2011


Dari hasil prasurvey menunjukkan bahwa hasil belajar siswa bidang studi ekonomi kelas X semester genap SMA PGRI Punggur terdapat masih banyaknya siswa yang belum tuntas dalam pembelajaran. Pembelajaran tersebut menggunakan standar nilai KKM (kriteria ketuntasan minimum) untuk bidang studi ekonomi siswa yang mencapai  nilai 60 atau lebih dikatakan  tuntas dan nilai 59 atau kurang dari itu dikatakan belum tuntas.
Berdasrkan tabel diatas dapat diketahui bahwa yang mendapat nilai  60

atau tuntas belajarnya adalah sebanyak 16 (42,10 %).  Sedangkan siswa yang
mendapatkan  nilai  60 dan tidak tuntas belajarnya sebanyak 22 (57,90 %).         
Tabel diatas juga menunjukkan bahwa siswa yang belum tuntas belajarnya lebih banyak dari siswa yang sudah tuntas, dan jika dilihat dari target yang hendak dicapai masih sangat jauh harapan yaitu 75 % siswa tuntas belajar.
            Maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang “Hubungan antara kemampuan awal dan penguasaan konsep Ekonomi dengan hasil belajar Ekonomi siswa kelas X Semester Genap SMA PGRI 1 Punggur Tahun Pelajaran 2010/2011”
B.       Rumusan Masalah
                Berdasarkan pada latar belakang masalah diatas, maka yang menjadi masalah dalam  penelitian ini adalah “ Masih banyak siswa yang belum tuntasnya  belajar ekonomi  semester genap kelas X SMA PGRI 1 Punngur Tahun Pelajaran 2010/2011”
Dari permasalahan diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1.    Apakah ada hubungan yang erat antara kemampuan awal dengan hasil belajar ekonomi siswa SMA PGRI 1 Punggur kelas X semester Genap Tahun Pelajaran 2010/2011.
2.   
5
Apakah ada hubungan yang erat antara penguasaan konsep ekonomi dngan hasil belajar siswa SMA PGRI 1 Punggur kelas X semester Genap Tahun Pelajaran 2010/2011
3.    Apakah ada hubungan yang erat antara kemampuan awal dan penguasaan konsep ekonomi dengan hasil belajar ekonomi SMA PGRI 1 Punggur kelas X Semester Genap Tahun Pelajaran 2010/2011
Dari rumusan masalah diatas, penulis mengangkat judul “ HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN AWAL DAN PENGUASAAN KONSEP EKONOMI DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMESTER GENAP  SMA PGRI 1 PUNGGUR TAHUN PELAJARAN 2010/2011”

C.       Tujuan Penelitian.
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui :
1.    Keerattan hubungan antara kemampuan awal dengan hasil belajar ekonomi kelas X semester genapl SMA PGRI 1 Punggur Tahun Pelajaran 2010/2011.
2.    Keeratan hubungan antara penguasaan konsep dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X semester genap SMA PGRI 1 Punggur  Tahun Pelajaran 2010/2011
3.    Keeratan hubunganantara kemampuan awal dan penguasaan konsep dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X semester genapl SMA PGRI 1 Punggur Tahun Pelajaran 2010/2011.

D.      Kegunaan Penelitian
6
Adapun kegunaan dari penelitian adalah  ;
1.    Dengan mengetahui hubungan antara kemampuan awal siswa dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA PGRI 1 Punggur dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis.
2.    Denganmengetahui hubungan antara penguasaan konsep ekonomi dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA PGRI 1 Punggur penulis dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan belajar siswa
3.    Dengan mengetahui hubungan antara kemampuan belajar dan penguasaan konsep ekonomi dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA PGRI 1 Punggur semester ganjil Tahun Pelajaran 2010/2011 maka dapat dilakukan usaha-usaha untuk meningkatkannya.

E.       Asumsi dan Keterbatasan Penelitian
Dalam penelitian ini mencakup dua variabel yaitu kemampuan awal, penguasaan konsep ekonomi dan hasil belajar. Kemampuan awal siswa berkaitan dengan penguasaan konsep ekonomi merupakan kemampuan yang dimiliki siswa untuk menerima perlakuan lebih lanjut, dalam hal ini siswa diberikan kegiatan-kegiatan dalam proses pembelajaran.
Untuk memperoleh data kemampuan yang dimiliki diberikan tugas berupa penyelesaian soal-soal agar dapat diketahui sejauh mana kemampuan yang telah dimiliki siswa tersebut, selanjutnya dilakukan proses belajar mengajar lebih lanjut, sedangkan hasil belajar merupakan harapan yang ingin dicapai dalam hal ini setelah menerima kegiatan dalam proses belajar mengajar siswa diharapkan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik.
7
Berdasarkan asumsi diatas bahwa kemampuan awal yang dimiliki siswa merupakan modal dasar untuk  menerima kegiatan lebih lanjut dalam proses belajar mengajar sehingga diharapkan siswa dapat menguasai konsep ekonomi dan mendapat hasil belajar yang lebih baik.

F.   Ruang Lingkup Penelitian
Agar penelitian ini mencapai sasaran yang diharapkan dan untuk menghindari kekeliruan terhadap masalah yang dibahas maka perlu adanya ruang lingkup penelitian sesuai dengan judul dan permasalahan sebagai berikut
1.      Objek penelitian adalah kemampuan awal, penguasaan konsep ekonomi dan hasil belajar ekonomi.
2.      Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA PGRI 1 Punggur
3.      Sifat penelitian adalah hubungan
4.      Tempat penelitian di SMA PGRI 1 Punggur Tahun Pelajaran 2010/2011
5.      Waktu penelitian adalah semester genap  tahun pelajaran 2010/2011.
G.      Definisi Operasional Variabel
Setelah variabel-variabel diidentifikasi dan diklasifikasikan, maka variabel variabel tersebut perlu didefinisikan secara operasional. Penyusunan definisi itu perlu karena definisi operasional itu akan menunjukkan alat pengambilan data yang cocok untuk dipergunakan.
Difinisi operasional variabel adalah difinisi yang berdasarkan atas sifat – sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati(diobsevasi), konsep yang dapat diamati atau diobservasi adalah merupakan hal yang sangat penting karena dapat membuka kemungkinan bagi orang lain, selain peneliti sendiri untuk melaksanakan, juga agar orang lain dapat melakukan hal yang serupa, sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain (Narbuko dan Ahmadi, 2008-129).
8
Berdasarkan pendapat diatas, maka difinisi operasional variabel dari variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.       Kemampuan awal siswa adalah sejumlah skortotal yang diperoleh dari responden melalui tes tentang pengetahuan yang dimilki sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran yang diukur tentang materi yang pernah diikuti dan materi pokok yang akan diajarkan
b.      Penguasaan konsep ekonomi adalah skor total yang diperoleh dari responden melalui tes tentang penguasaan materi ekonomi yang telah diajarkan.
c.       Hasil belajar adalah akibat dari proses yang dapat meningkatkan kemampuan baik dalam bidang pengetahuan, pengalaman, nilai dan sikap.  

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger.....