hai... blogger | Members area : Register | Sign in

ingin blog anda dapat iklan KLIK GAMBAR DIBAWAH INI !!!

Online Job for All. Work from home computer.

inspecsio dan sectio rana cancrivora



Kajian alquran
¨bÎ) Îû È,ù=yz ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur É#»n=ÏG÷z$#ur È@øŠ©9$# Í$yg¨Y9$#ur Å7ù=àÿø9$#ur ÓÉL©9$# ̍øgrB Îû ̍óst7ø9$# $yJÎ/ ßìxÿZtƒ }¨$¨Z9$# !$tBur tAtRr& ª!$# z`ÏB Ïä!$yJ¡¡9$# `ÏB &ä!$¨B $uŠômr'sù ÏmÎ/ uÚöF{$# y÷èt/ $pkÌEöqtB £]t/ur $pkŽÏù `ÏB Èe@à2 7p­/!#yŠ É#ƒÎŽóÇs?ur Ëx»tƒÌh9$# É>$ys¡¡9$#ur ̍¤|¡ßJø9$# tû÷üt/ Ïä!$yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur ;M»tƒUy 5Qöqs)Ïj9 tbqè=É)÷ètƒ ÇÊÏÍÈ  
164. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.(QS.al baqarah : 164)

A.    Inspectio
Membedakan bagian-bagian tubuh sebagai berikut :
1.      Caput (kepala)
a.       Rostrum (moncong) dengan rima oris (celah mulut)
b.      Nares anteriores (lubang hidung depan)
c.       Organon visus (alat penglihatan)
Bagian-bagian organon visus :
1)      Palpebra superior (pelapuk mata atas)
2)      Palpebra inferior (pelapuk mata bawah)
3)      Membrane nictitans (selaput tipis)
4)      Bulbus oculi (bola mata)
2.      Membrane tympani (selaput pendengaran)
3.      Cavum oris
Bagian-bagian dari cavum oris adalah:
a.       Maxilla (rahang atas)
b.      Mandibula (rahang bawah)
c.       Palatum (langit-langit)
d.      Lingua (lidah), memperhatikan bentuknya.
4.    Truncus (batang badan)
5.    Extremitas liberae (anggota gerak bebas), terdiri
a Extremitas anterior (anggota gerak depan)
1)      Brachium (lengan atas)
2)      Antebrachium (lengan bawah)
3)      Manus (tangan)
4)      Digiti (jari)
b Extremitas posterior (anggota gerak belakang)
1)      Femur (paha)
2)      Crus (tungkai bawah)
3)      Pes/pedes (kaki)
4)      Digiti (jari)
5)      Membrane renang

Topography (letak alat dalam yang satu terhadap yang lain)
Mencari alat-alat berikut :
1)      Cor (jantung)
2)      Hepar (hati), terdiri 2 bagian
• Lobus dexter (kanan)
• Lobus sinister (kiri)
3)      Ventriculus (lambung) warna putih
4)      Intestinum (usus)
5)      Vesica urinaria (kantong kencing)
6)      Pulmo (paru-paru)
7)      Ovarium (khusus pada betina)
8)      Testis (khusus pada jantan)
9)       Ren (ginjal)
10) Lien (limpa)

B.     Section
      1.            pernafasan (respirasi)
kulit katak banyak mengandung kapiler-kapiler darah dari cabang-cabang kutanea magna dari arteri kutanea. Dengan demikian, kulit katak memegang bagian penting dalam pernapasan.
Katak bernapas dengan bebagai cara. Misalnya dengan kulit tipis dan lembab juga dengan selaput mulutnya, sehingga katak sering tampak memompa udara ke mulut, dengan menggerakkan rahang bawah. Cara lain dengan paru-paru. Paru-parunya mirip suatu percabangan usus belaka. Bentuknya panjang, tipis, dan meruncing ke ujung. Karena dari lubang hidung ada saluran yang langsung ke rongga mulut, maka katak sawah (Rana cancrivora) tidak mempunyai farink, tetapi langsung ke laring.
      2.            Sistem otot rangka
Sistem otot rangka pada katak disebut sistem muskuluskeletal. Sistem tersebut terbagi menjadi:
1.      Otot-otot pada bagian kepala, terdiri dari:
a.       Muscullus submaxillaris dan muscullus submandibularis, serabut-serabutnya mengarah transversal.
b.      Muscullus subhyoideus, bentuk seperti pita, transversal posterior dari muscullus submandibularis.
2.      Otot-otot pectoral terdiri dari :
a.              Muscullus deltoideus,terdiri dari :
         Muscullus pars episternalis,yaitu otot dengan ujung yang menyampit, menempel pada episentrum di bawah muscullus subhyoideus.Muscullus pars scapularis, ujungnya menempel pada scapula (tulang bahu).
b.              Muscullus pectoralis,terdiri dari :
        Muscullus pars epicoracoidea,ujung menempel pada sternum dan menutupi muscullus coracoradialis.Muscullus pars sternalis,ujung pada sternum terdapat posterior dan muscullus pars epicoracoidea.Muscullus pars abdominalis,ujumg yang menempel pada dinding lateral dan muscullus rectus abdominis san ujumgnya menempel pada lengan atas.Muscullus coracoradialis, ujumg pada coracoid. Letaknya sebelah dorso-anterior pars epicoracoidea dan dorso-posterior dari pars episternalis.
3.      Otot-otot daerah abdomen, terdiri dari :
a.       Muscullus rectus abdominis, terdapat medio ventral tubuh, di tengahnya terdapat tendo atau urat berwarna putih yang disebut linea alba. Otot ini bersegmentasi karena adanya inscriptio tendinae yang berjumlah empat pasang.
b.      Muscullus obliqus externus, serabut-serabut ototnya tersusun miring lateral dan ujungnya menempel pada muscullus rectus abdominis.si bawahnya terdapat muscullus obliqus internus di mana arah daripada serabut-serabut ototnya berlawanan dari arah muscullus di atasnya.
4.      Otot-otot pada extrimitas posterior
a.       Bagian femur dibangun oleh otot yang letaknya lateral ke medial,berturut-turut :
·         Muscullus trisep femoris, otot besar letak paling lateral.
·         Muscullus sartorius, otot pipih yang letaknya sebelah medial dari muscullus femoris.
·         Muscullus adductor magnus, medial dari muscullus sartorius,dari luar tampak seperti kerucut.
·         Muscullus gracillis mayor,otot-otot agak besar pada femur bagian medial.
·         Muscullus gracillis minor,bentuk pita tipis.
b.      Bagian crus, trdiri dari :
·         Muscullus gastronimeus,besar bagian atasnya dilanjutkan nengan tendo achilism
·         Muscullus tibialis anticus longus,otot-otot terdepan pada kaki bawah ujungnya melekat pada femur bagian distal dengan perantaraan suatu tendo yang panjang.
·         Muscullus tibialis posticus, terletak antara muscullus gastronimeus dan muscullus tibialis anticus longus, ujumgnya melekat sepanjang tibiofibulla.

      3.            pencernaan
sistem pencernaan katak sawah (Rana cancrivora) terdiri dari mulut, kerongkongan (Esofagus), lambung (Ventriculus), usus halus (Intestinum tenue) yang juga terdiri dari tiga saluran yaitu usus dua belas jari (Duodenum), usus kosong (Jejunum) dan penyerapan (Ileum).  Kemudian dilanjutkan pada usus besar (Intestinum crasum) atau yang biasa di sebut Colon dan terakhir bermuara di kloaka.
Saluran pencernaan pada katak sawah (Rana cancrivora) dimulai dari rongga mulut, dan pelepasan terakhir di kloaka.  Setelah makanan masuk melalui mulut yang terdapat gigi pada rahang atas langit-langit yang berbentuk kerucut, dan lidah yang bercabang dua dimana fungsinya sebagai alat penangkap mangsa, lalu dengan bantuan gigi dan kelenjar air ludah kemudian makanan masuk ke kerongkongan (Esofagus) yang merupakan saluran pendek yang dilalui makanan untuk menuju ke lambung (Ventriculus), dimana lambung (Ventriculus) tersebut hanya berupa kantung yang tergantung dan dapat menjadi besar apabila terisi makanan.  Setelah itu, sari-sari makanan yang telah halus diserap oleh dinding usus halus (Intestinum tenue) yang banyak mengandung pembuluh kapiler darah.  Sedangkan usus ini berakhir di kloaka yang berfungsi sebagai alat ekskresi, tetapi sebelum dikeluarkan melalui kloaka, kotoran sisa makanan ditampung di dalam rektum.
      4.            sistem reproduksi
sistem reproduksi katak hijau (Rana cancrivora) jantan memiliki sepasang testis yang berfungsi menghasilkan sperma. Sperma yang dihasilkan oleh testis dikeluarkan melalui saluran sperma dan bersama urine keluar melalui kloaka.  Kloaka merupakan suatu muara dari tiga saluran yaitu pencernaan, saluran kelamin (Reproduksi), dan pengeluaran (Ekskresi).
Katak sawah (Rana cancrivora) jantan memiliki sistem reproduksi sebagai berikut: badan lemak, testis, vas aferen, uterus, kantong sperma, kantong kemih, ginjal, dan kloaka. Sedangkan sistem reproduksi pada katak hijau (Rana cancrivora) betina yaitu berupa sel telur, ovarium, uterus, ureter, ginjal, oviduk, kantong kemih dan kloaka.  Ovarium pada katak betina berfungsi menghasilkan sel telur (Ovum), sel telur tersebut dikeluarkan menuju oviduk dan selanjutnya keluar melalui kloaka.
Sistem reproduksi katak sawah (Rana cancrivora) betina berupa: sel telur, ovarium, ginjal, uterus, ureter, kantong kemih, oviduk, dan kloaka.  Ketika melakukan reproduksi di dalam air, katak betina yang memiliki ukuran lebih besar dirangkul oleh pejantan.
Selain itu diketahui bahwa katak betina memiliki sepasang ovarium yang mengeluarkan telur. Apabila telur sudah masak, katak betina menuju ke air kemudian katak jantan datang dan menaiki punggung katak betina.  Selanjutnya katak betina mengeluarkan telur ke dalam air dan bersamaan dengan itu katak jantan mengeluarkan spermanya.
Telur yang sudah dibuahi menyerap air sehingga membesar kemudian berkembang menjadi embrio.  Embrio mendapat makanan dari kuning telur, kurang lebih seminggu setelah pembuahan embrio berkembang menjadi berudu. Selanjutnya katak berkembang terus megalami perubahan yang disebut dengan metamorphosis
      5.            Systema cardiovasculare (jantung dan pembuluhnya)
Cor (jantung), dan bagian-bagiannya :
1)      Atrium, ada 2 ruangan : dextrum dan sinistrum, terletak disebelah cranial
2) Ventricel (satu ruangan), warna lebih muda
3) Truncus anterious (batang nadi) disebelah ventral cor, ke luar dari ventricel ke arah cranial
4) Sinus venosus, tampak dari sebelah dorsal cor, bagian ini masuk ke atrium dextrum
      6.            Systema nervosum (system saraf)
Sistem saraf pada amfibi terdiri atas sistem saraf sentral dan sistem saraf periforium. Sistem saraf sentral terdiri dari : encephalon (otak) dan medulla spinalis. Enchephalon terdapat pada kotak otak (cranium). Pada sebelah dorsal akan tampak dua lobus olfactorium menuju saccus nasalis, dua haemisperium cerebri atau cerebrum kanan kiri yang berbentuk ooid yang dihubungkan dengan comisure anterior, sedangkan bagian anteriornya dergabung dengan dienchepalon medialis. Dibagian belakang ini terdapat dua bulatan lobus opticus yang ditumpuk otak tengah tengah (mesenchepalon) sebelah bawahnya merupakan cerebreum (otak kecil). Dibelakang terdapat bagian terbuka sebelah atas yakni medulla oblongata yang berhubungan dengan medulla spinalis dan berakhir disebelah felium terminale
      7.            Sistem Ekskresi
Alat ekskresi utama pada katak yaitu ginjal yang bermuara pada kloaka. Kemudian ginjal bersatu dengan saluran yang berasal dari kelenjar kelamin. Limbah hasil metabolisme yang ada dalam ginjal akan disalurkan ke ureter kemudian keluar melalui kloaka.
      8.            Sistem Gerak
Katak memiliki rangka dalam (endoskeleton). Rangka katak tersusun dari tiga kelompok tulang yaitu tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak. Katak adalah pelompat yang baik karena tungkai belakangnya panjang dan memiliki otot yang sangat kuat. Katak ini juga memiliki selaput renang di tungkainya sehingga bisa berenang. Selaput ini memberikan tekanan yang kuat melawan air sehingga terjadilah gerakan di air

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger.....